Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label quotes

Aku Ingin Tau

Aku ingin tau bagaimana cara berpikir orang - orang besar.  Orang - Orang yang saat ini bisa memotivasi orang lain untuk bangkit dari keterpurukan dan menjadi manusia bermanfaat. Aku ingin tau bagaimana isi otak dari penulis - penulis besar. 

Apa Kau Baik - Baik Saja ?

Apakah kau baik – baik saja ? Langit sedang sedih saat ini. Hujan deras turun sedari senja tadi. Maaf, aku sedang suntuk saat ini. Akhir – akhir ini kau seperti lenyap dari pandanganku. Apa kau baik – baik saja ?

Kadangkala

Kadangkala, aku berfikir… Apakah Allah Akan memasukkan kita ke dalam kumpulan orang – orang yang terangkat derajatnya, padahal ketika Allah memberi ujian, kita terus saja mengeluh ? Apakah Allah akan memasukkan kita ke dalam golongan orang – orang yang rendah hati, padahal dalam hati kita mungkin pernah muncul setitik rasa iri maupun dengki ? Apakah Allah akan memilih kita untuk memasukkannya ke dalam kumpulan orang – orang yang sabar sedangkan kita masih meluapkan rasa marah kepada hal – hal kecil ? maksudku,  kita seharusnya marah karena Allah.  Rumah, 14 Januari 2016 | © Rara Syarifah

Review “Hujan”

            Setelah sekian lama menunggu, Akhirnya Bang Tere menerbitkan buku baru. Yeay ! sebenarnya gak pernah nyangka kalo bakalan ada buku baru. Maksudnya kita semua tau bahwa buku yang akan diterbitkan di awal tahun 2016 itu adalah Matahari. Tapi, Hujan datang dan syalaaa .. terbit duluan ! Tentang persahabatan Tentang cinta Tentang melupakan Tentang perpisahan Tentang hujan

Quotes of the day #3

Saat kita tertawa, hanya kitalah yang tahu persis apakah tawa itu bahagia atau tidak. Boleh jadi, kita sedang tertawa dalam seluruh kesedihan. Orang lain hanya melihat wajah. Saat kita menangis pun sama, hanya kita yang tahu persis apakah tangisan itu sedih atau tidak. Boleh jadi, kita sedang menangis dalam seluruh kebahagiaan. Orang lain hanya melihat luar. Maka, tidak relevan penilaian orang lain.” - Tere Liye

Ridho Allah.  

             Allah memberikanku kehidupan untuk beribadah kepada-Nya dan menggapai ridho-Nya. Tapi kenapa di dalam kehidupan sehari – hari aku masih melakukan hal – hal yang membuat Allah tidak ridho terhadapku ?” #ThinkAgain.             Jika Allah masih bukan menjadi prioritasmu di dunia. Lalu, siapkah dirimu jika tidak menjadi prioritas Allah di akhirat kelak ? #ThinkAgain             Kelas, 19 Oktober 2016 | © Rara Syarifah

Sajak Putri dan Pangeran.

Aku akan jatuh cinta. Tentu saja, seorang putri selalu jatuh cinta. Tapi tidak sekarang atau hanya untuk urusan murah. Aku akan jatuh cinta pada seorang pangeran yang datang dengan gagah berani. Mengambil tanggung jawab dalam hubungan yang diberkahi, menjadi imam sampai mati.

Berdamai dengan masa lalu.

“Kau tidak akan pernah berdamai dengan masa lalumu, jika kau tidak memulainya dengan memaafkan dirimu sendiri. Kau harus memulai memaafkan semua yang telah terjadi. Tidak ada yang patut disalahkan” “Apa setelah aku melakukan semua itu aku akan bisa berdamai dengan masa laluku ?”

Quotes of The Day #1

"Salah satu hal terindah dalam hidup adalah “kemampuan” untuk “menghabiskan waktu” mengerjakan hal-hal yang kita cintai. Mengejar mimpi. Melakoni passion. Meskipun hasil akhir dari melakukan itu dapat luar biasa, tapi  yang paling penting adalah prosesnya, perjalanannya."

Sahabat yang paling baik

"Ketika kita memiliki teman, maka bukan berarti kita pasti akan selalu bersamanya. Ada masa-masa kita harus pindah, mengambil kesempatan, melanjutkan sekolah, pekerjaan. Tetapi juga bukan berarti kalau sudah berpisah, maka selesai begitu saja. Itulah gunanya persahabatan yang sejati, teman lama selalu menjadi teman, atau malah lebih spesial saat bertemu kembali, menjalin kontak kembali.  Hei, jika HP, laptop, komputer, mengasyikkan kalau punya yang baru, tapi teman, semakin lama, semakin mengasyikkan. Selalu begitu." *Tere Liye

 *Urusan perasaan, perasaan, dan perasaan

  Saya akhirnya menulis tentang ini, sebenarnya akan lebih baik jika kalian berproses menemukan pemahaman ini, proses yg kelok-kelok, terjaga, penuh kehormatan, selamat tiba di ujungnya. Itu akan lebih spesial, membekas, lantas mengenang semuanya sambil tertawa, ah, dulu ternyata semua itu lucu ya. Tapi baiklah, karena page sy ini persentase anggota remaja hingga usia 22-nya tinggi sekali, dan jika sy tdk hati2, malah bisa salah paham, ada yg seolah2 mendapatkan pembenaran, maka akan sy rangkum beberapa poin penting urusan perasaan menurut versi tere liye (yg akan kalian jumpai paralel konsepnya dgn di novel, buku2). 1. Jatuh cinta itu manusiawi. Urusan perasaan, urusan membolak-balik hati itu adalah milik Allah. Boleh jatuh cinta? Ya boleh, tidak ada ulama dari mazhab manapun yg melarang jatuh cinta lawan jenis, mengharamkannya. Apalagi, duhai, seperti terjatuh, kita tdk pernah tahu kapan jatuh cinta itu terjadi. Tiba2 perasaan itu sudah mekar tak berbilang.

cinta yang sederhana

"Mungkin ini benar. Semua jalan kita itu memilih yang dipilihkan, berusaha untuk menyerahkan yang terbaik dengan harapan dalam doa yang selalu baik. Sesederhana itu kah rasa(ku) pada(mu) ?" Apakah cinta yang sederhana itu?

“Hanya pohon berbuah yang menerima lemparan batu”

Apa kau pernah menangis ketika hatimu terluka karena tajamnya lidah mereka ? Apakah kau pernah bersedih ketika mereka membuat hidupmu tak lagi nyaman ? Apa kau pernah mengeluh dan berkata lirih dalam hati, “mengapa hal ini harus terjadi padaku?” Pernah ? tak usah risau, itu adalah hal yang normal. Pepatah mengatakan

Wasiat Sederhana.

Ali Bin Abi Thalib pernah berwasiat: 1. Jangan pernah membenci siapapun--sejahat apapun orang tersebut kepada kita. 2. Hiduplah bersahaja, sederhana--tidak peduli sebanyak apapun harta yang kita miliki. 3. Senantiasa berpikir positif--sebesar apapun beban kehidupan yang harus kita lewati. 4. Banyak berbagi dan memberi--meskipun kita menerima sedikit sekali dari kehidupan ini.

13 permintaan

Ada 13 permintaan anak yg mungkin jarang mereka ucapkan kepada orang tua mereka : 1. Cintailah aku sepenuh hatimu. 2. Aku ingin jadi diri sendiri, maka hargailah aku.

Sekali lagi, Allah.

                 Kadang, aku bertanya pada diriku sendiri. Siapa yang paling pantas mendengarkan semua curhatanku ? menjawab keluh kesahku ? mengetahui semua yang ada pada diriku ? siapaaa ? sedang aku “belum” mempunyai seorang sahabat. Sedang wanita nomor satuku sudah tak di sisi ku lagi.         Dulu, saat masa remaja labil, aku sering menjadikan teman yang dekat denganku menjadi sahabat. Akan tetapi, ya begituu . . tidak seperti yang aku harapkan.

Allah selalu memberi yang terbaik

“Satu persatu harta Nabi Ayyub binasa. Anak-anaknya mati dan dirinya dilanda sakit yang merontokkan jasadnya. Namun, doa yang sama selalu terucap di bibirnya. Doa di antara derasnya air mata yang membasahi kedua pipinya, ‘Ya Allah, aku mohon. Sisakan hatiku untuk selalu mengingat-Mu‘“

- Menjaga -

"Cinta pertama itu tidak spesial; karena yang paling spesial adalah cinta terakhir dan itu selama-lamanya. Tetapi jika kalian beruntung, akan lebih spesial lagi jika cinta pertama itu sekaligus menjadi cinta terakhir dan selama-lamanya. Situasi ini hanya terjadi jika kita menjaga perasaan kita dengan baik, bukan setiap saat bisa jatuh hati ke siapapun, cepat sekali GR, lantas dinyatakan dengan mudah sekali, untuk berganti cinta lagi juga dengan mudah." -Tere Liye