"Semuanya kini, terserah padamu.." ****** [Kayra] Ini seperti permainan tarik ulur dan aku tidak terbiasa dengan hal yang serba mendadak. Bagaimana bisa dia yang memutuskan untuk meninggalkanku karena tidak mau repot berjuang kini malah berada di garda terdepan. Aku bahkan sempat berpikir semua hanya sebuah candaan sebelum akhirnya Senja memperlihatkan roomchatnya bersama Bunda yang telah terbuka. Bola mataku membulat sempurna ketika membaca satu bubble chat