Langsung ke konten utama

Postingan

WELCOME BACK !!!

Assalamu’alaikum para pengunjung blog yang sudah berselimut sarang laba – laba ini. hehe Saya sebenarnya ragu apa blog ini masih ada pembacanya atau tidak, tapi saya meyakini bahwa setiap tulisan memiliki pembacanya sendiri. Dan oleh karena itu saya ingin menghidupkan kembali blog yang telah lama mati suri ini. Sebelumnya saya minta maaf ya teman – teman.

Aku Ingin Tau

Aku ingin tau bagaimana cara berpikir orang - orang besar.  Orang - Orang yang saat ini bisa memotivasi orang lain untuk bangkit dari keterpurukan dan menjadi manusia bermanfaat. Aku ingin tau bagaimana isi otak dari penulis - penulis besar. 

*Berbeda

Boleh jadi, kita berbeda sekali memahami hidup ini dengan orang2 terdahulu yg bahagia hidupnya. 1. Kita selalu menerjemahkan kesuksesan dengan ukuran fisik. Mereka tidak. Apa itu kesuksesan? Apakah itu benda berwujud kekayaan? Harta berlimpah. Atau berbentuk ketenaran? Semua orang tahu, dan mengenal? Orang2 terdahulu yg bahagia hidupnya, mereka menerjemahkannya sangat sederhana: kebermanfaatan. Saat hidupnya bermanfaat banyak bagi orang lain, maka sukseslah hidupnya.

Ada yang (Harus) Dilepas.

“Karena aku mencintai yang sewaktu-waktu pergi, yang sewaktu-waktu diambil. Aku belajar bagaimana caranya melepaskan. Aku belajar bagaimana menyikapi kepergian.

Serial Ramadhan Indah #2 : Belahan dunia lain.

Ramdhan adalah bulan yang boleh dibilang sangat di tunggu – tunggu oleh kaum muslimin. Selain karena bulan yang special, Ramadhan adalah bulan yang penuh kegembiraan. Saat di bulan bulan lain kita sibuk, tidak ada waktu untuk berkumpul bersama keluarga atau teman, bahkan mungkin waktu untuk diri sendiri pun jarang. Namun entah mengapa di bulan Ramdhan waktu selalu berbaik hati kepada kita. Kita menjadi sering sekali berkumpul bersama keluarga saat sahur dan berbuka. Juga kesempatan bersama teman – teman yang jarang ada kini bergiliran datang. Kita lebih rajin mengurusi diri sendiri, memperbanyak ibadah.

Serial Ramadhan Indah #1 : Sebuah Awal.

“Setiap ramadhan pasti memiliki cerita yang berbeda” Ramadhan ke empat tanpa ummi. Ramadhan pertama tanpa teman – teman. Alhamdulillah, Allah masih membiarkan kita semua merasakan ramadhan tahun ini. Semoga kesempatan yang telah Allah berikan tidak kita lewatkan begitu saja dengan melakukan hal yang sia – sia.