Langsung ke konten utama

Surabaya Book Fair - Mission 1


Bulan November kemaren. aku dan beberapa temen temen diajak untuk menjalankan sebuah misi ke pameran buku di daerah Surabaya. tepatnya Jatim Expo. Sekitar jam 6 pagi kita langsung siap siap dan berangkat sejam kemudian ditemani oleh ustad Fajar, ustadzah Vinda juga ustad Yasir -suaminya-, dan anak beliau berdua. Taqiyuuuu :* perjalannya lancar dan enjoy enjoy saja sebelum negara api menyerang. -_- ( Read : Mobil mogok ) kita harus nunggu sekitar 2 jam an lah, untung aja di deket situ ada bengkel mobil yang udah buka. tapi nunggu nya itu loh, boseen banget. secara temen temenku -termasuk aku- adalah tipe anak anak yang tidak bisa diam atau hiper.

( saat ini adalah saat saat yang sangat membosankan )


Nah, pas mobilnya udah bisa, kita langsung bersyukur. akhirnya bisa melepaskan kebosanan yang melanda. perjalanan pun lanjuuut. sekitar jam 1 kita nyampe surabaya. mampir dulu sih di UIN Sunan ampel surabaya buat sholat dan makan, eh, waktu balik ke mobil, mobilnya kumat/ ? alias mogok lagi. yahhh, dari pada nunggu lama , kita putuskan buat jalan ke Jatim Expo yang jaraknya gak terlalu jauh. - untung gak jauh, gak bayangin gimana nasib kaki kita kalo jaraknya jauh, mana surabaya panas lagi- *Alhamdulillah*

( dan taraa ~ sampailah kitaaa ~ )


udah aku bilang di awal kann, kita kesana buat menjalankan sebuah misi, apa itu ? haha. sebenarnya sih survei. buat apa ? buat program barunya SMAIT Al - Amri. jadi, waktu kita udah sma kita bakalan ngejalanin salah satu program entrepreneur yaitu buka tokoo ~ ada 4 pilihan, yang pertama toko buku, kedua kantin dan resto, ketiga aqiqah, terakhir butiq. kebetulan kita milih toko buku. 
nanti kita akan diberi fasilitas bangunan, disana kita gak cuma jualan loh, kita juga kontak atau memberi pengetahuan islam secara kaffah kepada masyarakan sekitar. gimana sekolahnya ? gimaannaa ?  tenang. sekolah kita akan di program seperti anak kuliah. noh, keren kan kitaaa ? haha.



( melihat buku - buku yang berjibun, buat aku pingin beli semuaaaa )

Setelah keliling keliling dan survei alias tanya tanya ke penjual kayak orang kepo kurang kerjaan, aku gak sengaja liat sebuah stan paling pojok, disitu gak terlalu banyak buku dan pengunjung, karena rasa kekepoan ini melekat kuat aku ngajak Sabila buat pergi kesana, eh, gak taunya disana kita disuruh nulis impian kita dan ditempelkan di sebuah kertas besar yang melekat pada tembok dan waa ~ kita dapet satu buku gratissss. tanpa beli loh -namanya juga gratis-


( Impian yang aku tulis. - wish my dream come true- *amiin*)


Sekitar beberapa jam dan membeli beberapa buku disana kita pulangg ~ sebenarnya sih, mampir dulu di rumahnya Aulia yang berada di daerah pasuruan. hehe, numpang solat, sebelum bener benar balik ke Asarama ..


XOXO

Rara Syarifah








Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Raef - No One Knows But Me

Awalnya lagu ini sering di putar lewat sound asrama di pagi hari, lama lama, gak tau kenapa aku suka sama lagu ini. hihi Langsung deh aku cari liriknya di google. setelah baca, waw ~ excited banget ternyata. jadilah lagu ini jadi lagu pertama yang aku putar ketika buka lepi. apalagi melodinya yang rada mellow, langsung ngingetin aku atas kebesaran Allah. Recommend banget deh, 

Apa saja sih yang di pelajari di Mumtaza Center, Bojonegoro? #1

Bagi temen-temen yang mempunyai cita-cita belajar keluar negri, apalagi Timur Tengah, Turki ataupun Malaysia pasti mencari-cari mediator yang sekiranya memumpuni untuk membantu kita dalam lulus ujian selesi yang diadakan oleh kemenag. Dari banyaknya mediator di seluruh Indonesia, salah satunya adalah Mumtaza Center yang terletak di Bojongoro, Jawa Timur. Kebetulan saya adalah satu alumni-nya di tahun 2018, angkatan Arroid, dan Alhamdulillah saya bisa berangkat dan menjadi mahasiswi Al-Azhar, Mesir. (walau sekarang masih dalam waktu menunggu karena terkendala visa yang belum selesai di acc oleh pihak Mesir)

[REVIEW]IOI-DOWNPOUR

                     Saya adalah tipe orang yang tidak suka dengan lagu-lagu yang liriknya receh dan tidak mengandung makna yang dalam, bahkan jika itu lagu yang sedang populer belakangan ini, saya memilih tidak peduli. Saya lebih menyukai lagu yang mempunyai arti dalam, tidak peduli terkenl atau tidak.                    Dan untuk lagu ini, Mungkin sebenarnya sudah lama banget sejak lagu ini muncul, tapi lagu ini benar – benar tidak kuno. Serius. Sebelum me-review lagunya, ijinkan saya menuliskan beberapa basa-basi tentang lagu ini. Jadi, lagu ini adalah lagu perpisahan dari girlband korea yang bernama IOI.