Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Egypt love story

Apa saja hal yang perlu dibawa ketika berkuliah di Mesir? | Story #4

1. Niat  Serius. Itulah mengapa dalam kitab hadist arba’in nawawi hadist tentang niat disebutkan pertama. Karena tanpa niat, ya buyar semua. Jangan kuliah ke Mesir karena ikut-ikutan, jangan kuliah di Mesir karena feeds ig, jangan kuliah di Mesir hanya karena ‘luar negri’, nyatanya, perjuangan disini lebih berat.  Siapa sangka kalau kuliah di Al-Azhar itu harus melewati ijroat yang mekanismenya, aduhai sekali. Datang ketika sebelum subuh, mana musim dingin. Belum lagi kalau sudah antri berjam-jam, eh kena bukroh. Sakit hati-nya itu loh. 

Menjadi hal yang selamanya.

Gadis itu usianya hanya satu tahun diatasku. Tapi mungkin karena kuatnya dia, Allah memberikan ujian yang bertubi-tubi. Baru enam bulan terhitung setelah lelaki kebanggaannya pergi menuju sisi Allah, perempuan nomor satu dalam hidupnya juga ikut menyusul. Kanker yang sudah memasuki stadium akhir katanya.  Gadis itu termenung dalam kamarnya, sudah lelah untuk menangis. Ia bahkan tidak mampu menenangkan adik lelakinya yang menangis tersedu-sedu di ruang tengah. Tidak ada yang bisa ia lakukan kecuali berdoa sekuat tenaga. Berdoa agar untaian indah itu bisa menyentuh ibu-nya. Agar ibunya tau, bahwa ia sangat mencintainya. Lebih besar berkali-kali lipat dari pada apa yang telah ditunjukan selama ini.

Biaya kuliah di Mesir | Story #3

Postingan ini ditulis karena sebenarnya konten ini yang paling banyak sekali menimbulkan pertanyaan di Instagram, jadi daripada saya bolak balik menjelaskan di DM, sekalian deh saya jawabnya pakai link blog. Hehe. Tulisan ini anggap saja sebagai sharing ya, soalnya sumber yang tertulis ini murni berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman saya di Mesir. 

Lockdown di Mesir | Story #2

Terhitung sudah dua bulan Mesir memberlakukan lockdown dan social distansing . Bandara ditutup, jam malam diberlakukan, kuliah dan seluruh lembaga pendidikan diliburkan. Bahkan Al-Azhar memutuskan untuk mentiadakan ujian termin dua dan menggantinya dengan  bahst  (makalah berbahasa arab) untuk setiap maddah . Alhasil, bisa ditebak, semua kelabakan dan tidak siap dengan perubahan keadaan yang mendadak ini. 

Kuliah di Mesir | Story #1

Saya bingung bagaimana untuk menulis tentang hal ini awalnya. Dari dulu saya pikir ya ngapain nulis tentang bagaimana rasa, situasi dan kondisi saat belajar di Mesir. Kalau mau kepo ya tinggal searching di google banyak. Tapi, semakin kesini, ada beberapa orang yang sering dm bahkan email berisi pertanyaan tentang Mesir.  Jadi ya, saya pikir gak papalah nulis, sekalian share beberapa cerita aja. Kali aja memantapkan keputusan temen-temen yang baca untuk memilih berkuliah di Mesir atau di Indonesia saja.

Balasan Terbaik

Sekarang tuh aku tau ya, kenapa kok ada pepatah bilang "pembalasan terbaik bagi orang yang berbuat jahat kepadamu adalah berbuat baik kepadanya"

Selamat Menguat.

Kadang pernah tidak sih berpikir bahwa kenapa ada seseorang yang hatinya bisa sekuat baja. Keberaniannya patut diancungi jempol, kontribusinya tidak usah ditanya lagi. Dia seperti tidak memiliki cela untuk baper, sedihnya tidak pernah terlukis, yang tampak hanyalah sebuah rona bahwa : dia manusia kuat.

Kumpulan Lidi

Jadi malam ini saya baru selesai rapat tentang acara besar angkatan, judul besarnya "Sahabat Qur'an" jadi semacam karantina Tahfidz selama bulan Ramadhan full khusus angkatan kami yang berjumlah 2000-an orang.

Menghapus Sebuah Nama

Beberapa minggu yang lalu saya di sadarkan dengan sebuah pemikiran, mengenai hukum sebab-musabab interaksi laki-laki dan perempuan. Belajar dari kisah teman-teman juga kisah saya sendiri, saya mengambil sebuah pertanyaan besar. "Kenapa sih ketika kita menyukai seseorang harus bilang kepada yang bersangkutan?" Dan "Kenapa semua orang harus tau kalo kita lagi suka si A atau si B?"

Terbiasa tanpamu.

Wah, sudah lama sekali rasanya tidak bersua dengan blog yang sejak sma ini saya perjuangkan ini. Sejujurnya, ada banyak sekali yang saya ingin ceritakan, ada banyak kisah yang terjadi tapi entah mengapa saya bingung bagaimana menuliskannya. Dan seringkali menghantui. Hari ini, saya putuskan, untuk menulis sedikit demi sedikit kisah dan hikmah yang belum terlupa dari perjalanan saya di negri kinanah.

Jika kamu mau...

Jika kamu mau, aku bisa jadi teman terhebatmu. Teman yang selalu ada jika kamu butuh, teman yang selalu hadir jika kamu kesepian, teman yang bisa kamu ajak berkelana jika kamu ingin pergi sejenak dari hiruk piruk dunia, teman yang.. bisa menjadi tempat pulang.

Siapkah kau tuk jatuh cinta lagi?

Tulisan ini akhirnya tercipta setelah duapuluh dua hari menetap di negri Kinanah. Ada banyak sekali hal ingin aku ceritakan tentang negri ajaib ini. Tapi nanti saja deh, akan ku ceritakan satu-satu. Biar kamu yang baca gak bingung. Tulisan ini cuma buat santai santai saja, spoiler bahasa kerennya. Sudah banyak tulisan yang aku buat dengan feel melankolis, kali ini aku pengen buat tulisan yang lebih 'asik' dan yang baca ga mikir. Asli baca doang.